Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Lamongan juga menggelar bakti sosial operasi katarak gratis bagi masyarakat kurang mampu di wilayah Lamongan Selatan. Sebanyak 10 pasien menjalani operasi katarak tanpa dipungut biaya. Pemerintah daerah bahkan turut memberikan bantuan kacamata gratis bagi pasien pascaoperasi yang belum tercover layanan BPJS Kesehatan.

Pak Yes menambahkan, peningkatan kualitas layanan kesehatan yang terus dilakukan pemerintah daerah telah memberikan dampak positif terhadap angka Usia Harapan Hidup (UHH) masyarakat Lamongan. Saat ini, angka UHH Kabupaten Lamongan tercatat mencapai 75,4 tahun.

“Usia harapan hidup masyarakat Lamongan terus meningkat hingga mencapai 75,4 tahun. Ini menjadi indikator bahwa kualitas pelayanan kesehatan kita semakin baik dan komprehensif, mulai dari layanan kesehatan ibu hamil, bayi, hingga lansia,” ungkapnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Meski demikian, Pak Yes meminta seluruh tenaga medis dan manajemen rumah sakit untuk terus meningkatkan mutu pelayanan serta menjaga keramahan kepada masyarakat.

Sementara itu, Direktur RSUD Ngimbang dr. Hilda menyampaikan kesiapan pihak rumah sakit dalam mengoperasikan seluruh fasilitas baru tersebut.

“Untuk layanan Hemodialisis, RSUD Ngimbang saat ini telah menyiapkan empat unit bed dialisis dengan sistem pelayanan dua sif per hari sehingga mampu melayani hingga delapan pasien setiap harinya,” terangnya.

Sedangkan layanan Endoskopi telah dilengkapi dengan peralatan medis modern yang memungkinkan pemeriksaan saluran pencernaan dilakukan secara lebih akurat dan cepat. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan mampu menekan angka rujukan pasien ke rumah sakit luar daerah.

“Momentum Hari Jadi Lamongan ke-457 menjadi semangat baru bagi RSUD Ngimbang untuk terus berkembang sebagai pusat layanan kesehatan unggulan di wilayah Lamongan Selatan,” ujar dr. Hilda.

Dengan bertambahnya fasilitas dan layanan kesehatan tersebut, RSUD Ngimbang diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan medis yang cepat, berkualitas, dan terjangkau bagi masyarakat, sekaligus mendukung pemerataan layanan kesehatan di Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2