Sedangkan untuk peserta yang ingin melakukan pendaftaran melalui Pandawa bisa diakses ke nomor WhatsApp 08118165165. Peserta dapat melanjutkan prosedur pendaftaran dengan memilih fitur Pendaftaran Baru.
“Peserta nanti akan diarahkan untuk mengisi data pada link yang disediakan. Setelah semua persyaratan diunduh dan berhasil, maka akan muncul nomor pembayaran iuran,” sebutnya.
Salah satu warga Gresik, Siti Umi hanik membagikan pengalamannya saat akan mengajukan penerbitan SIM. Ia membenarkan bahwa petugas di Satlantas Polres Gresik melakukan pengecekan keaktifan kepesertaan JKN.
“Kebetulan hari ini saya mau mengurus SIM A dan Sim C. Awal saya tetap mengikuti prosedur yakni mengisi formulir pendaftaran dan menyerahkan berkas identitas diri termasuk KTP. Melalui nomor NIK itu dilakukan pengecekan oleh petugas di satlantas, apakah saya sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan atau belum. Beruntungnya, saya memang sudah menjadi peserta BPJS Kesehatan sejak lama jadi proses administrasi bisa langsung dilanjutkan. Syarat baru ini menurut saya seperti pribahasa sambil menyelam minum air, maksudnya masyarakat yang memang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dapat sekaligus mendaftar. Jadi nanti dapat SIM sekaligus dapat kartu BPJS Kesehatan, dapat perlindungan berkendara sekaligus dapat perlindungan kesehatan,” kesan Hany sapaan akrabnya.
Sementara itu, sampai dengan 1 Oktober 2024 capaian kepesertaan JKN Kabupaten Gresik 101.56% atau 1.329.625 jiwa. Adapun rinciannya 270.409 jiwa segmen PBPU PEMDA, 530.954 jiwa segmen PBI JK, 22.281 jiwa segmen BP, 144.954 jiwa segmen PBPU, 303.701 segmen PPU BU dan 57.326 jiwa segmen PPU PN. (Bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





