Menurut IPTU Sono, derasnya arus informasi melalui media sosial membuat masyarakat perlu semakin bijak dalam menerima maupun menyebarkan suatu informasi. Setiap kabar yang diterima sebaiknya diperiksa terlebih dahulu kebenarannya agar masyarakat tidak ikut menyebarkan hoaks yang berpotensi memicu keresahan ataupun perselisihan.
“Jangan mudah terprovokasi oleh informasi di media sosial. Pastikan terlebih dahulu kebenaran suatu informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya. Kami mengajak seluruh masyarakat menjaga kerukunan dan tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya.
Persoalan penipuan online juga menjadi bagian penting dalam pesan kamtibmas yang disampaikan. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus transaksi melalui media sosial, terutama jual beli kendaraan maupun barang bernilai tinggi. Warga diimbau tidak terburu-buru melakukan pembayaran atau mengirim uang sebelum memastikan identitas penjual, kondisi barang dan keabsahan transaksi.
IPTU Sono menegaskan, perkembangan teknologi memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat, namun pada saat bersamaan juga dapat dimanfaatkan pelaku kejahatan untuk melancarkan berbagai modus penipuan. Karena itu, kewaspadaan dan ketelitian menjadi langkah penting agar masyarakat tidak menjadi korban.
“Khusus transaksi secara online, jangan mudah percaya dengan harga murah atau penawaran yang terlihat sangat menguntungkan. Periksa identitas, barang dan mekanisme transaksinya dengan teliti. Apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan, sebaiknya jangan langsung melakukan pembayaran,” imbaunya.
Melalui kegiatan Jumling dan Jumat Curhat, Polsek Kembangbahu berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara kepolisian, tokoh agama, tokoh masyarakat, orang tua dan seluruh elemen warga dalam menjaga keamanan serta ketertiban di Kecamatan Kembangbahu.
Kapolsek menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Kehadiran personel di tengah kegiatan keagamaan sekaligus diharapkan memberikan rasa aman kepada jamaah yang sedang menjalankan ibadah.
“Keamanan dan ketertiban tidak dapat diwujudkan oleh kepolisian sendiri. Kami membutuhkan peran serta masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan kepedulian bersama, kami berharap wilayah Kembangbahu senantiasa aman, nyaman dan kondusif,” pungkas IPTU Sono.
Selama pelaksanaan salat Jumat, Jumling dan Jumat Curhat di Masjid Baiturrohman, kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan kondusif. Polsek Kembangbahu berkomitmen terus mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis untuk menjaga harkamtibmas sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat.





