Founder JRA Gus Allah Alauddin Asshiddiqie menjelaskan bahwa dalam pelatihan ini, peserta akan mempelajari ruqyah dengan metode pengobatan bil Qur’an, karena Al-Qur’an adalah syifa, obat utama dan pertama bagi semua makhluk.

“Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya menerima teori mengenai pengobatan bil Qur’an, tetapi juga mendapatkan sesi praktik untuk memperdalam keterampilan mereka,” ujarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat membawa bekal ilmu tersebut untuk memanfaatkannya tidak hanya untuk diri sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk masyarakat secara luas.

Pelatihan ini menjadi salah satu langkah penting dalam menyebarkan manfaat dan pemahaman tentang Ruqyah sebagai metode pengobatan yang syar’i dan berbasis pada Al-Qur’an.

“Ke depannya, JRA berharap dapat terus memberikan pelatihan serupa untuk memperluas pemahaman serta penerapan ilmu pengobatan ini di seluruh wilayah Indonesia,” tandasnya.(Fikri)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2