Dr. Abid juga menambahkan bahwa pendampingan untuk jamaah, terutama bagi mereka yang lanjut usia dan sakit, telah dilakukan oleh KPIH dan ketua kloter masing-masing.
“Kami memastikan bahwa semua jamaah, terutama yang membutuhkan perhatian khusus, akan mendapatkan pendampingan yang memadai,” jelasnya.
Selain itu, kegiatan yang akan dilaksanakan oleh syarikah juga telah direncanakan. Dr. Abid menyebutkan bahwa hampir 90% sistem syarikah sudah selesai dibagikan kepada jamaah.
“Jika nantinya syarikah tidak ada atau kartu nusuk belum diterima, jamaah dapat mengunduh atau membuka aplikasi Tawakalna dengan menggunakan visa paspor dan nomor HP mereka,” tambahnya.
Dengan semua persiapan yang telah dilakukan, Dr. Abid berharap agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan memberikan pengalaman yang berkesan bagi seluruh jamaah.
“Semoga semua jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk dan mendapatkan berkah dari Allah SWT, hingga menjadi haji yang mabrur” tutupnya.(Bs)





