Sementara itu, Kasubdit Kelaikan Sarana Wilayah II DJKA, Lukman Al Amin, menjelaskan bahwa kegiatan ramp check merupakan agenda rutin tahunan untuk memastikan seluruh armada kereta siap beroperasi dengan kondisi terbaik.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh sarana yang akan dioperasikan selama masa Nataru memenuhi standar keselamatan yang telah ditetapkan. Pemeriksaan ini dilakukan menyeluruh, baik untuk lokomotif maupun rangkaian kereta penumpang. Kami menargetkan seluruh sarana dalam kondisi laik operasi 100% sebelum Nataru,” tegas Lukman.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selama pelaksanaan ramp check, tim gabungan DJKA dan KAI Daop 8 Surabaya melakukan pemeriksaan di beberapa titik strategis, antara lain Depo Lokomotif dan Depo Kereta Surabaya Pasar Turi, Sidotopo, Malang, serta di Stasiun Surabaya Pasar Turi, Surabaya Kota, dan Stasiun Malang.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antara regulator dan operator dalam meningkatkan keselamatan dan kenyamanan transportasi kereta api.

Melalui kegiatan ramp check ini, DJKA dan KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan komitmen bersama untuk menghadirkan layanan transportasi publik yang selamat, aman, dan nyaman selama masa Angkutan Nataru 2025/2026.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan seluruh armada siap melayani lonjakan penumpang pada puncak liburan Natal dan Tahun Baru, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama perjalanan jarak jauh.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2