Khusen menjelaskan, pertandingan olahraga yang melibatkan banyak masyarakat membutuhkan perhatian dari sisi keamanan. Terlebih, antusiasme pendukung masing-masing tim cukup tinggi sehingga langkah antisipasi diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif dari awal hingga berakhirnya kegiatan.
“Kami mengimbau seluruh pemain maupun suporter untuk tetap menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan. Yang terpenting adalah tetap menjaga persaudaraan, ketertiban dan keamanan bersama,” ujarnya.
Selain melaksanakan pengamanan di sekitar arena pertandingan, personel juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat yang datang dan meninggalkan lokasi. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan kegiatan berlangsung tanpa adanya kejadian yang mengganggu jalannya pertandingan.
Menurut Khusen, kegiatan olahraga di tingkat desa juga memiliki nilai positif dalam mempererat hubungan antarmasyarakat. Kompetisi seperti bola voli diharapkan tidak hanya menjadi ajang mencari prestasi, tetapi juga menjadi sarana silaturahmi dan memperkuat kebersamaan antarwarga di wilayah Kecamatan Deket.
Karena itu, kepolisian mendukung kegiatan masyarakat yang bersifat positif dengan tetap mengedepankan aspek keamanan. Koordinasi antara aparat keamanan, panitia, pemerintah desa, peserta dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam mewujudkan kegiatan yang tertib dan kondusif.
Kapolsek juga memberikan apresiasi kepada panitia, peserta dan masyarakat yang telah bersama-sama menjaga keamanan selama pertandingan. Hingga pertandingan selesai, situasi di sekitar lokasi kegiatan terpantau aman dan kondusif.
“Terima kasih kepada panitia, para pemain, suporter dan seluruh masyarakat yang telah bersama-sama menjaga ketertiban. Kami berharap pertandingan berikutnya juga berjalan aman dan sportif. Mari jadikan kegiatan olahraga sebagai sarana mempererat silaturahmi, menjaga persatuan dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” pungkasnya.





