Di era digital saat ini, penyebaran berita bohong atau hoaks menjadi ancaman yang tidak kalah serius bagi ketenteraman masyarakat. Dalam kesempatan patroli dialogis tersebut, personel Polsek Kembangbahu juga memberikan edukasi kepada para pemuda dan pengunjung kafe agar lebih bijak dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.

“Jangan mudah terpancing atau ikut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya. Berita bohong dapat memicu perpecahan dan keresahan di masyarakat. Mari kita gunakan media sosial sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi dan berbagi informasi positif, bukan justru memperkeruh suasana,” tambah Aipda Aseri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu, IPTU Sono, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis ini merupakan bagian dari tanggung jawab Polri untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat. Dengan terjun langsung ke lapangan, kepolisian dapat mendengar aspirasi warga secara langsung sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kondusifitas lingkungan secara bersama-sama.

“Semangat ‘Ayo Jogo Lamongan’ yang terus kami gaungkan adalah ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk merasa memiliki tanggung jawab atas keamanan lingkungannya masing-masing. Kehadiran patroli kami di sini adalah untuk memfasilitasi komunikasi tersebut agar terjalin hubungan yang harmonis antara polisi dan masyarakat,” tegas IPTU Sono.

Seluruh rangkaian patroli dialogis pada malam tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol, dan masyarakat pun menyambut baik kehadiran polisi yang memberikan rasa tenang. Polsek Kembangbahu berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi patroli serupa guna memastikan wilayah hukumnya tetap menjadi lingkungan yang aman, damai, dan ramah bagi seluruh warga.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2