“Karena kata Nabi Muhammad SAW, tangan Allah selalu mengikuti dalam orang-orang yang berkumpul untuk kebaikan. Nah sekarang, kita semua sedang berkumpul dengan niat yang baik untuk mendapatkan putra dan putri,” jelasnya.
Sementara itu, Dokter Amang Surya Priyanto Direktur Asha IVF Indonesia menyebut, gangguan kesuburan tidak hanya berasal dari penyakit, tapi juga semangat dan psikologis suami-istri.
Menurutnya, saat ini tercatat ada 157 ribu pasangan di Indonesia yang mengalami kesulitan hamil.
“Dari jumlah itu, yang berhasil tertangani dengan program bayi tabung pada tahun 2022 hanya sekitar 13 ribu pasangan. Penyebabnya tidak hanya dari segi finansial tapi juga mental mereka yang kadang enggan untuk melakukan konsultasi secara medis,” ungkapnya.
Tapi, Amang sadar sebenarnya teknologi hanya sebagian upaya saja. “Yang kami lakukan hanya sebagian kecil, karena hal besar lainnya tergantung pada Ilahi,” tutupnya.(bs)
Editor : Achmad Bisri
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com





