“Keterlibatan kader muda diharapkan mampu menghadirkan energi baru sekaligus menjaga kesinambungan kepemimpinan partai,” kata Husen.
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lamongan, Erna Sujarwati, menyampaikan bahwa agenda pasca-konfercab akan difokuskan pada konsolidasi organisasi secara berjenjang. Tahapan awal dimulai dengan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) pada Januari 2026, dilanjutkan Musyawarah Ranting (Musran) di 474 desa dan kelurahan pada Februari hingga April 2026.
Setelah itu, DPC menargetkan pelaksanaan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) di tingkat dusun dan lingkungan dapat rampung pada Agustus 2026.
Selain konsolidasi struktural, DPC PDI Perjuangan Lamongan juga akan menggelar Rapat Kerja Cabang (Rakercab) I setelah SK DPP resmi diterima. Rakercab tersebut akan menjadi forum penyusunan arah dan program kerja partai selama lima tahun ke depan.
Erna menambahkan, sejumlah program strategis yang akan dijalankan meliputi penguatan rekrutmen anggota, peningkatan sinergi tiga pilar partai—struktur, legislatif, dan eksekutif—serta pengawalan kebijakan pembangunan agar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Sebagai partai pengusung kepala daerah di Lamongan, PDI Perjuangan berkomitmen memperkuat kaderisasi dan memastikan kehadiran partai dirasakan hingga ke tingkat akar rumput,” pungkasnya.






