AKP Joko Suprianto juga mengingatkan bahwa penyebaran hoaks dapat memicu kesalahpahaman dan mengganggu kerukunan masyarakat. Karena itu, para santri diharapkan membiasakan diri memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya, terutama informasi yang beredar melalui media sosial dan aplikasi percakapan.
Selain itu, bahaya narkoba dan judi online menjadi perhatian penting dalam pembinaan generasi muda. Penyalahgunaan narkoba dapat mengancam kesehatan dan masa depan, sedangkan judi online berpotensi menimbulkan kerugian finansial serta berbagai persoalan sosial. Para santri diharapkan mampu menjaga diri dan lingkungan pergaulan dari pengaruh negatif tersebut.
“Santri memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang damai di tengah masyarakat. Saya berharap para santri dan santriwati dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan pesan-pesan positif, menjaga kerukunan, serta mengajak lingkungan sekitarnya menjauhi narkoba, judi online, dan segala bentuk perilaku yang merugikan,” imbuhnya.
Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, Polsek Solokuro berharap semangat kebersamaan antara kepolisian, unsur pemerintahan, tokoh agama, dan masyarakat semakin kuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas kamtibmas sekaligus membangun generasi muda yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.
Selama pelaksanaan upacara, situasi kamtibmas dilaporkan aman, tertib, dan kondusif hingga kegiatan selesai. Polsek Solokuro berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai unsur masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung kegiatan positif di wilayah Kecamatan Solokuro.
AKP Joko Suprianto berharap momentum Hari Santri Nasional tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi generasi muda untuk terus menjaga akhlak, memperkuat persatuan, dan mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman serta damai.
“Mari jadikan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan membangun generasi muda yang bebas dari hoaks, narkoba, serta judi online. Bersama-sama kita wujudkan masyarakat Solokuro yang aman, damai, dan kondusif,” pungkasnya.





