Sementara itu, Aang Junaidji, Komisi Bidang Industri, Ekonomi, dan UMKM Kadin Kabupaten Lamongan, menilai kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam pemberdayaan generasi muda, khususnya Gen Z, agar mampu mengambil peran penting dalam pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, Gen Z memiliki potensi besar dalam penguasaan teknologi dan media sosial yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha dan memasarkan produk UMKM secara lebih luas.
“Ini kegiatan yang sangat positif. Tujuannya memberikan motivasi kepada generasi Gen Z agar ke depan bisa menjadi tulang punggung peningkatan ekonomi daerah,” ungkap Aang.
Ia menambahkan, mahasiswa dan pelaku UMKM perlu terus didorong untuk memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan platform digital lainnya sebagai sarana promosi yang efektif dan efisien.
Aang juga berharap Lamongan Economic Day tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, minimal satu kali dalam setahun, sebagai forum evaluasi perkembangan UMKM dan antusiasme generasi muda.
Melalui sinergi antara Kadin, pelaku UMKM, dan generasi muda, diharapkan UMKM Lamongan mampu naik kelas serta menjangkau pasar regional hingga nasional, sehingga menjadi penggerak utama ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.(Bs)





