Rektor UNISLA Dr. H. Abdul Ghofur dalam pidatonya menegaskan bahwa lulusan FEB adalah “duta intelektual” yang diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lamongan dan sekitarnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jadilah lulusan yang membawa nilai-nilai Islam, integritas, dan profesionalisme. Jangan pernah berhenti belajar, dan jadilah agen pembangunan yang membawa perubahan,” tegas Rektor.

Sementara itu, Wakil Bupati Lamongan Mas Dirham dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap UNISLA atas kontribusinya dalam mendukung program-program daerah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“UNISLA telah menjadi mitra penting pemerintah dalam mencetak SDM unggul. Kami berharap sinergi ini terus tumbuh melalui program nyata seperti pengabdian masyarakat dan pemberdayaan UMKM,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari Aris, perwakilan mahasiswa dari Program Magister Manajemen. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh dosen dan mengajak rekan-rekan yudisiawan untuk terus berkarya.

Momen yudisium menjadi haru saat pembacaan nama-nama yudisiawan dilakukan secara simbolik, diiringi doa bersama sebagai penutup acara. Tak sedikit keluarga dan dosen yang menitikkan air mata bahagia menyaksikan perjuangan mahasiswa mereka berbuah hasil.

FEB UNISLA juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa terbaik dari tiap program studi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan kontribusi mereka selama masa studi.

Yudisium tahun ini tak hanya menjadi seremoni pelepasan, namun juga menjadi cermin bahwa FEB UNISLA semakin matang sebagai institusi pendidikan tinggi yang modern, berorientasi global, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman serta lokalitas Lamongan.

Dengan semangat transformasi, inovasi, dan kolaborasi, FEB UNISLA terus melangkah untuk menjadi fakultas unggulan yang mencetak lulusan kompeten, adaptif, dan berdaya saing tinggi di era digital dan ekonomi global yang dinamis.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2