LAMONGAN – Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui monitoring lahan pertanian milik warga. Kali ini, petugas melakukan pengecekan tanaman jagung yang dilaporkan siap panen di Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden RI dalam mewujudkan swasembada pangan Indonesia.
Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan monitoring pertanian merupakan tindak lanjut arahan jajaran Polda Jawa Timur dalam mendukung ketahanan pangan. Melalui pemantauan langsung, kepolisian berupaya mendorong semangat masyarakat dalam mengoptimalkan lahan pertanian untuk meningkatkan produksi pangan.
“Monitoring lahan pertanian ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional. Kami ingin memberikan motivasi kepada para petani agar terus semangat mengelola lahan produktif, khususnya tanaman jagung yang memiliki peran penting dalam mendukung swasembada pangan,” ujar IPTU Moch. Sokep dalam draf keterangannya.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan di lahan pertanian milik warga Desa Dermolemahbang. Pemantauan melibatkan Aipda Sukirno selaku petugas Polmas Desa Dermolemahbang bersama masyarakat setempat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan monitoring terhadap perkembangan tanaman jagung milik warga yang dilaporkan telah memasuki tahap siap panen.
Pengecekan dilakukan untuk mengetahui kondisi tanaman sekaligus mendukung keberlangsungan kegiatan pertanian yang menjadi salah satu sektor penting dalam memperkuat ketersediaan pangan masyarakat.
Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jawa Timur, Kombes Pol Heru Budi Prasetyo, S.I.K., selaku Karo SDM Polda Jatim, terkait penguatan peran kepolisian dalam mendukung program swasembada pangan.
Melalui program tersebut, jajaran kepolisian didorong untuk berperan aktif dalam mendukung kegiatan pertanian dan pemanfaatan lahan produktif di wilayah masing-masing.
Menurut IPTU Moch. Sokep, keberhasilan program ketahanan pangan membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, kepolisian, dan masyarakat, khususnya para petani sebagai pelaku utama sektor pertanian.
Karena itu, kehadiran anggota Polri di tengah kegiatan pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami berharap kehadiran anggota kepolisian di tengah para petani dapat memberikan semangat dan dukungan moral. Petani memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan, sehingga upaya mereka perlu mendapat perhatian dan dukungan bersama,” jelasnya.
Kapolsek menambahkan, pemanfaatan lahan pertanian secara optimal menjadi salah satu langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan, terutama di daerah yang memiliki potensi pertanian seperti Kabupaten Lamongan.





