LAMONGAN, BeritaSiber.com – Pemerintah Kabupaten Lamongan terus mendorong regenerasi petani dengan mengajak generasi milenial dan anak muda menjadikan sektor pertanian sebagai profesi yang menjanjikan. Modernisasi pertanian melalui mekanisasi, dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga penguatan infrastruktur dinilai menjadi modal penting untuk menarik generasi muda terjun ke sektor ini.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dalam Sarasehan Petani Milenial dan HKTI Fest 2026 yang digelar di Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Senin (5/10).

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurut Yuhronur, Kabupaten Lamongan memiliki potensi pertanian yang besar, ditopang kemampuan swasembada pangan serta etos kerja para petani. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan, tidak hanya untuk meningkatkan produktivitas, tetapi juga kualitas hasil pertanian dan peternakan agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Ke depan, hasil pertanian maupun peternakan asal Lamongan diharapkan memiliki daya saing yang semakin tinggi hingga mampu menembus pasar ekspor.

Untuk mewujudkan target tersebut, peningkatan kualitas produksi harus berjalan beriringan dengan perbaikan sarana dan prasarana usaha tani serta regenerasi pelaku pertanian.

Yuhronur yang akrab disapa Pak Yes mengatakan, wajah pertanian saat ini telah berubah seiring berkembangnya teknologi. Sistem mekanisasi membuat proses produksi menjadi lebih cepat sekaligus meringankan pekerjaan petani.

Dukungan terhadap sektor pertanian juga semakin diperkuat dengan keberadaan alsintan yang lebih modern, jaringan irigasi perpipaan dan perpompaan, serta ketersediaan pupuk.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2