Dalam keterangannya, pihak Polsek Solokuro menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan pilar yang sangat esensial dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi di tingkat desa. Dengan mengoptimalkan potensi lahan pertanian yang ada di wilayah hukum Kecamatan Solokuro seperti halnya budidaya tanaman umbi di Desa Tenggulun diharapkan mampu mendongkrak produktivitas hasil bumi lokal. Langkah ini dinilai sejalan dengan visi pemerintah pusat untuk mewujudkan kemandirian pangan dari tingkat desa demi ketahanan nasional yang tangguh.
“Kami dari Polsek Solokuro Polres Lamongan hadir di tengah-tengah para petani di Desa Tenggulun untuk memberikan dukungan penuh terhadap program ketahanan pangan nasional yang digagas oleh Bapak Presiden RI, Prabowo Subianto. Melalui monitoring dan sinergi bersama para petani ini, kami ingin memastikan bahwa sektor pertanian, khususnya tanaman umbi sebagai salah satu sumber pangan potensial, mendapat perhatian yang baik. Harapan besar kita bersama, langkah kecil di tingkat daerah ini dapat bermuara pada tercapainya swasembada pangan nasional secara mandiri dan berdaulat,” ujar perwakilan Polsek Solokuro di lokasi kegiatan, Senin (20/7/2026).
Para petani di Desa Tenggulun menyambut dengan antusias dan apresiasi tinggi atas kepedulian serta pendampingan yang diberikan oleh jajaran kepolisian. Mereka menilai bahwa kehadiran polisi di lahan pertanian memberikan suntikan motivasi tersendiri bagi para petani untuk terus giat mengolah lahan mereka dengan lebih maksimal.
Melalui sinergi yang solid antara Polri dan para petani di Kecamatan Solokuro ini, diharapkan produktivitas pertanian umbi maupun komoditas pangan lainnya di Kabupaten Lamongan akan terus meningkat dari waktu ke waktu.
Polsek Solokuro berkomitmen untuk senantiasa mendampingi masyarakat dalam mengawal program-program kerakyatan, sehingga stabilitas kamtibmas terjaga dan kesejahteraan petani kian meningkat menuju Indonesia Swasembada Pangan Nasional.





