“Kami juga mengidentifikasi kendala yang ada di lapangan, baik itu masalah hama atau cuaca. Data yang kami himpun akan kami gunakan untuk memetakan solusi, sehingga masyarakat tidak merasa berjalan sendiri dalam mengelola pekarangan mereka,” tambah Kapolsek.
Sinergi untuk Lamongan yang Mandiri
Program P2B ini dipandang sebagai langkah strategis dalam menciptakan kemandirian pangan di tingkat desa. Dengan mengoptimalkan lahan tidur atau pekarangan rumah, masyarakat diharapkan menjadi lebih tangguh menghadapi tantangan krisis pangan global maupun fluktuasi harga di tingkat regional.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di seluruh wilayah Kecamatan Kembangbahu dilaporkan berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif. Warga menyambut baik kehadiran anggota kepolisian yang memberikan motivasi agar terus berinovasi dalam mengelola lahan produktif.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan implementasi nyata dari semangat “Ayo Jogo Lamongan”, sebuah jargon kebersamaan yang terus digaungkan oleh Polres Lamongan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat saling menjaga keamanan dan kesejahteraan daerah.
Ke depannya, Polsek Kembangbahu berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan secara berkala hingga masa panen tiba. Diharapkan, keberhasilan program ini dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Lamongan untuk lebih kreatif dan produktif dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber gizi keluarga yang berkelanjutan.





