Program P2B merupakan langkah taktis yang sejalan dengan semangat Asta Cita Presiden RI, yang menekankan pada penguatan ketahanan pangan sebagai pondasi utama pembangunan bangsa. Dengan memanfaatkan setiap jengkal lahan pekarangan menjadi area produktif, masyarakat diajak untuk tidak bergantung sepenuhnya pada pasar luar dalam pemenuhan komoditas pangan pokok maupun sayuran bergizi.

Di Desa Sambopinggir, para petani menunjukkan antusiasme yang luar biasa. Melalui arahan dan sinergi bersama pihak kepolisian, mereka kini lebih terstruktur dalam menanam berbagai jenis sayuran, tanaman obat keluarga (TOGA), dan komoditas pangan lainnya yang memiliki nilai gizi tinggi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mewujudkan Masyarakat yang Mandiri

Kegiatan monitoring yang berlangsung sejak pukul 09.45 WIB tersebut berjalan dengan aman dan kondusif. Selama di lapangan, personel Polsek Karangbinangun juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pemeliharaan tanaman secara organik dan efisien.

Iptu I Wayan Sumantra menambahkan bahwa keberhasilan program P2B ini nantinya akan menjadi indikator keberhasilan Polri, khususnya Polsek Karangbinangun, dalam mengawal program pemerintah di wilayah hukumnya. “Kami akan terus mengawal program ini agar berkelanjutan. Harapan kami, masyarakat Desa Sambopinggir bisa menjadi contoh bagi desa lainnya dalam menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan melalui optimalisasi pekarangan,” tutupnya.

Melalui program “Ayo Jogo Lamongan”, Polsek Karangbinangun memastikan bahwa stabilitas keamanan di wilayah Karangbinangun juga mencakup stabilitas pangan. Dengan pangan yang tercukupi, masyarakat dapat hidup lebih tenang, sehat, dan produktif, yang secara otomatis akan menurunkan angka kriminalitas dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis dan sejahtera.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2