LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, melakukan monitoring program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) dan ketahanan pangan bidang pertanian di Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.45 WIB tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pemanfaatan pekarangan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.
Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., menegaskan bahwa monitoring tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, pemanfaatan lahan pekarangan secara produktif berpotensi membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan keluarga sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap ketersediaan pangan di lingkungan sekitar.
“Kami mendukung upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pemanfaatan pekarangan dan pengembangan sektor pertanian. Monitoring ini menjadi bagian dari perhatian Polri terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan agar dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan monitoring yang dilaksanakan di Desa Sumberejo tersebut berfokus pada program Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) serta upaya penguatan ketahanan pangan di bidang pertanian. Program ini sejalan dengan pentingnya mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan sumber daya yang tersedia di lingkungan masing-masing untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan secara berkelanjutan.
Pemanfaatan pekarangan menjadi salah satu langkah yang dapat dikembangkan masyarakat untuk menghasilkan bahan pangan bagi kebutuhan rumah tangga. Lahan yang tersedia di sekitar rumah berpotensi ditanami berbagai jenis tanaman pangan maupun sayuran sesuai kondisi lingkungan dan kemampuan masyarakat.
“Apabila dikelola secara optimal, pekarangan dapat menjadi sumber pangan tambahan sekaligus mendukung pola konsumsi yang lebih beragam,” ungkapnya.
Dalam konteks ketahanan pangan, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga ketersediaan pangan di tingkat keluarga maupun lingkungan. Upaya tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan produksi pertanian, tetapi juga mencakup peningkatan kesadaran mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya secara produktif dan berkelanjutan.





