Teguh, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Trenggalek menambahkan, rapat dengan Bupati Trenggalek dalam rangka membicarakan Maping Strategic terkait dengan angkutan masa di Kabupaten Trenggalek. “Sesuai arahan bapak bupati, teman teman sangat mendukung rencana target yang telah disepakati bersama tadi. InsyaAllah akan segera kita implementasikan tahapan demi tahapan. Mudah mudahan, tidak terlalu lama ini semua bisa terwujud”, terangnya.
Tentunya apa yang dilakukan ini sebagai bentuk upaya mendukung program Mobility Hub, dengan keberadaan Bandara Internasional di Kediri. Nantinya akan ada bus pariwisata dengan rute Pasar Pon-Durenan- Prigi. Sedangkan rute satunya lagi Pasar Pon-Dongko-Panggul.
Nantinya di sepanjang rute akan disediakan halte berbasis green transportation. Halte ini akan dilengkapi dengan Solar Cell, Wifi, Tapping Water. Kemudian Digital Information, Cash Station, Garden Vertikal Rooftop serta Builth in Speaker yang berfungsi untuk menyiarkan informasi.
Dengan fasilitas yang disediakan, harapannya masyarakat sambil menunggu transportasi yang disediakan bisa mengecash HP bila baterai mereka habis. Kemudian bisa menggunakan wifi gratis bila sulit sinyal bahkan bisa mengambil air yang bisa langsung minum dari tapping water yang disediakan.
Titik simpul dari jalur Pasar Pon-Durenan-Prigi sendiri berada di Prigi 360. Ditempat ini disediakan halte untuk penurunan dan juga menunggu kendaraan umum yang disediakan.
Di titik simpul ini nantinya disediakan angkutan Feeder Wisata dan sewa sepeda gratis oleh pemerintah. Harapannya semua ini bisa memudahkan mobilitas pengunjung wisatake tempat-tempat wisatalainnya. Untuk sepeda sendiri disediakan jalur sepedah eklusif, mural lukis dengan tema kearifan lokal setempat.
Sedangkan untuk rute Pasar Pon-Dongko-Panggul, titik simpul sendiri bertempat di halte jembatan Nglebeng. Dari sini wisawatan bisa mengunjungi destinasi Panggul Litle Jogja, Pantai Kili-Kili, Pelang maupun beberapa destinasi wisata llainnya.





