“Kami ingin anak-anak tetap menjadikan sekolah sebagai prioritas. Karena itu pemancingan ini hanya dibuka saat hari libur,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Untuk menjamin keamanan, Dinas Perikanan akan menyiagakan petugas yang bertugas mengawasi dan mendampingi anak-anak selama kegiatan memancing berlangsung. Selain itu, orang tua juga diimbau untuk tetap mendampingi anak-anaknya.

Dari sisi kesiapan lokasi, Margono menyebutkan sungai tersebut telah melalui proses pembersihan dan penataan lingkungan. Dalam waktu dekat, sungai akan ditebari ikan air tawar yang sesuai dengan ekosistem perairan umum darat, seperti lele, mujair, patin, dan ikan tombro.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Jenis ikan yang kami lepas disesuaikan dengan karakter perairan agar tetap menjaga keseimbangan ekosistem,” ujarnya.

Jika seluruh tahapan persiapan rampung, program pemancingan gratis ini ditargetkan mulai bisa dimanfaatkan dalam waktu dekat. Dinas Perikanan berharap kegiatan ini dapat menjadi alternatif aktivitas luar ruang yang positif, mendidik, dan aman bagi anak-anak di Lamongan, sekaligus menjadi media pengenalan dunia perikanan sejak dini.

“Kalau kondisi sungai sudah benar-benar bersih, insyaallah kita mulai minggu depan,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2