BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Pendakwah nasional Ahmad Muwafiq atau yang dikenal sebagai Gus Muwafiq mengingatkan pemerintah Indonesia agar tidak tergesa-gesa dalam menentukan sikap di tengah meningkatnya ketegangan global, khususnya yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri acara halal bihalal dan kupatan di wilayah Lamongan, Jawa Timur, Minggu (29/3/2026).

Dalam kesempatan itu, Gus Muwafiq menyoroti bahwa konflik internasional yang terjadi saat ini tidak semata-mata dipicu oleh persoalan politik atau ideologi, melainkan juga berkaitan erat dengan perebutan pengaruh ekonomi global. Ia menilai, dinamika geopolitik dunia kerap didorong oleh kepentingan untuk mempertahankan dominasi pasar internasional yang selama ini dikuasai oleh kekuatan besar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, munculnya Iran sebagai salah satu kekuatan potensial dalam sektor produksi global dapat menjadi faktor yang menggeser keseimbangan ekonomi dunia. Pergeseran tersebut, lanjutnya, berpotensi memicu resistensi dari pihak-pihak yang selama ini menikmati dominasi pasar, sehingga memunculkan konflik terbuka.

“Perubahan peta ekonomi global selalu diiringi dengan ketegangan. Ini bukan semata soal politik, tetapi juga soal siapa yang menguasai pasar,” ujarnya di hadapan para jamaah.

Gus Muwafiq menegaskan bahwa Indonesia harus bersikap realistis dalam membaca situasi global. Sebagai negara yang masih memiliki ketergantungan tinggi terhadap produk dan teknologi dari luar negeri, Indonesia dinilai perlu mempertimbangkan berbagai risiko sebelum mengambil langkah diplomasi yang bersifat konfrontatif.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2