Mengemban tugas sebagai ketua kloter merupakan tantangan besar bagi Endah. Ia menyadari bahwa tanggung jawabnya bukan hanya mengurus sejumlah orang, tetapi juga memberikan layanan kepada ratusan jamaah, mulai dari kesehatan, kelengkapan, hingga pelaksanaan ibadah haji.
“Tahun ini bertepatan dengan haji akbar, di mana wukuf di Arafah jatuh pada Hari Jumat. Oleh karena itu, semua harus dipersiapkan secara menyeluruh,” jelasnya.
Endah juga menekankan pentingnya persiapan, baik secara lahiriah maupun batiniyah, mengingat bahwa petugas adalah alat negara untuk mensukseskan ibadah haji.
“Bagi saya, ini adalah bentuk pengabdian kepada negara. Saya akan bertemu dengan berbagai latar belakang dan watak jamaah, belum lagi tantangan cuaca. Bismillah, semoga semuanya lancar,” tuturnya dengan penuh harapan.
Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, Nur Endah Mahmudah siap menjalankan tugasnya sebagai petugas pendamping haji, memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah, dan mengukir pengalaman berharga dalam perjalanan spiritual yang penuh makna ini.(BS)





