“Saya punya banyak memori indah di sini dan sangat menghormati Persebaya. Tetapi sekarang fokus saya sepenuhnya bersama Malut United. Saya menghormati jersey yang saya kenakan saat ini dan akan memberikan kemampuan terbaik saya untuk tim,” tegasnya.
Laga melawan Persebaya menjadi sangat krusial bagi Malut United dalam persaingan papan atas klasemen Super League 2025/2026. Saat ini, Malut United berada dalam posisi bersaing ketat dengan sejumlah tim papan atas. Jika mampu meraih kemenangan di Surabaya, Malut United akan mengoleksi total 37 poin dan berpeluang menggeser Borneo FC karena unggul dalam rekor pertemuan langsung.
Tidak hanya itu, kemenangan juga membuka peluang besar bagi Malut United untuk memuncaki klasemen sementara dan menyandang status juara paruh musim. Syaratnya, laga big match antara Persib Bandung kontra Persija Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (11/1/2026) harus berakhir imbang. Jika skenario tersebut terjadi, Persib dan Persija sama-sama mengoleksi 36 poin, sementara Malut United unggul satu angka.
Pelatih dan seluruh pemain Malut United menyadari betapa pentingnya pertandingan melawan Persebaya. Persiapan pun dilakukan secara intensif, baik dari segi taktik, fisik, maupun mental, demi menghadapi tekanan bermain di stadion berkapasitas besar seperti GBT.
Pertandingan Persebaya Surabaya kontra Malut United diprediksi berlangsung ketat dan menarik, mengingat kedua tim sama-sama memiliki motivasi tinggi. Bagi Persebaya, laga ini penting untuk menjaga posisi di papan atas, sementara bagi Malut United, kemenangan bisa menjadi langkah besar menuju puncak klasemen dan sejarah baru di paruh musim Super League 2025/2026.(*)





