“Lima burung hantu tersebut ditemukan bersembunyi di plafon rumah,” kata Fatimah, salah satu petugas Damkar Lamongan yang terlibat dalam evakuasi.

Ia menjelaskan bahwa bagian atap rumah tersebut diduga telah dijadikan sarang oleh burung-burung itu.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Proses evakuasi berlangsung selama sekitar 20 menit, menggunakan tangga karena lokasi sarang yang cukup tinggi.

“Kondisi kelima burung masih muda, sementara induknya tidak ditemukan, mungkin kabur saat kami datang,” terang Fatimah.

Setelah berhasil ditangkap, kelima burung hantu tersebut dibawa ke kantor Damkar Lamongan. Pihaknya berencana untuk melepaskan burung-burung tersebut kembali ke habitat aslinya setelah memastikan kondisi mereka aman.

“Kami berharap dengan evakuasi ini, warga dapat kembali beristirahat dengan tenang tanpa gangguan suara burung hantu.” ucapnya.(Bs).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2