Menurutnya, narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda karena dapat merusak kesehatan, mental, pendidikan, hingga kehidupan sosial. Oleh karena itu, para pelajar diminta tidak pernah mencoba, menggunakan, apalagi terlibat dalam peredaran barang terlarang tersebut.
Selain narkoba, Kapolsek juga memberikan perhatian khusus terhadap maraknya praktik judi online yang dapat diakses melalui telepon genggam. Para siswa diingatkan agar tidak tergiur berbagai tawaran permainan judi online yang menjanjikan keuntungan instan.
“Jangan pernah mencoba narkoba dan jangan sekali-kali terlibat judi online. Keduanya sama-sama dapat merusak masa depan. Gunakan HP untuk hal-hal positif, seperti belajar, mencari informasi pendidikan, dan mengembangkan kemampuan diri. Jangan sampai teknologi justru membawa kita ke dalam masalah,” tegasnya.
AKP Joko Suprianto menambahkan, upaya menjaga generasi muda dari pengaruh negatif tidak bisa hanya dilakukan oleh kepolisian. Diperlukan peran aktif pihak sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat dalam melakukan pengawasan serta memberikan pendidikan karakter kepada anak-anak.
Ia juga mengajak para pelajar untuk lebih disiplin, menaati peraturan sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta membangun pergaulan yang sehat. Apabila menemukan ajakan atau aktivitas mencurigakan yang mengarah pada narkoba maupun judi online, siswa diharapkan berani menolak dan menyampaikannya kepada guru atau pihak kepolisian.
“Kami mengajak seluruh siswa untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman dan kondusif. Jadilah pelajar yang berprestasi, jauhi narkoba, tolak judi online, dan manfaatkan masa muda untuk meraih cita-cita. Masa depan kalian masih panjang dan harus dijaga sejak sekarang,” pungkasnya.





