Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan humanis kepada para pengunjung warkop agar selalu memastikan sepeda motor dalam keadaan terkunci stang sebelum ditinggalkan. Selain itu, petugas juga menyarankan penggunaan kunci ganda sebagai langkah pengamanan ekstra untuk mempersulit ruang gerak pelaku pencurian.
“Kami menekankan pentingnya disiplin parkir kepada pemilik kendaraan. Seringkali, kelalaian seperti lupa mencabut kunci kontak atau tidak mengunci stang menjadi celah bagi pelaku curanmor. Melalui edukasi ini, kami berharap masyarakat menjadi lebih peduli terhadap keamanan harta benda mereka sendiri,” lanjut Kapolsek.
Selain memberikan imbauan keamanan, petugas juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog santai dengan warga. Hal ini bertujuan untuk menyerap informasi maupun keluhan warga terkait situasi kamtibmas di lingkungan sekitar Desa Windu. Komunikasi yang cair antara polisi dan masyarakat ini terbukti efektif dalam membangun kepercayaan publik terhadap Polri.
Hasil dari patroli dialogis hari ini menunjukkan respon yang sangat positif. Para pengunjung warkop menyambut baik imbauan tersebut dan berjanji akan lebih berhati-hati dalam memarkir kendaraan. Kondisi wilayah hukum Polsek Karangbinangun selama kegiatan berlangsung pun dilaporkan tetap aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol.
Polsek Karangbinangun berkomitmen untuk terus meningkatkan frekuensi patroli di berbagai titik strategis lainnya. Sesuai dengan semangat “Ayo Jogo Lamongan”, seluruh personel akan terus dikerahkan untuk memastikan stabilitas keamanan daerah tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa merasa terancam oleh tindakan kriminalitas.





