Selain itu, pertumbuhan ekonomi Lamongan pada triwulan 2 tahun 2024 tumbuh 7,61 persen mencapai Rp. 13.804,16 milyar (atas dasar harga berlaku) dan mencapai Rp. 8.514,77 milyar (atas dasar harga konstan). Tingkat pengangguran terbuka di Lamongan juga mengalami penurunan sebesar 1,12 poin dari 5,46 menjadi 4,34.
“IPM Lamongan tahun 2024 juga naik menjadi 75,90. Saat ini juga oleh Pemerintah Pusat kita dituntut untuk mencanangkan Desa Cantik (Cinta Statistik) di semua desa, tujuannya meningkatkan kesadaran dan peran aktif desa dalam penyelenggaraan kegiatan statistik,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Pak Yes mengucapkan terima kasih atas kinerja yang dilakukan sehingga semua indikator bergerak ke arah positif, yang ini menurut beliau menandakan bahwa kerja-kerja yang dilakukan membawa hasil yang cukup baik.
Menurut orang nomor satu di Lamongan, data merupakan tumpuan perencana pembangunan yang bersifat sangat penting. Pak Yes meminta agar seluruh lapisan pemerintah mulai dari daerah hingga tingkat desa melek akan statistik.
Sehingga Pak Yes menyambut baik program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik). Dengan dukungan ini diharapakan data baku di Lamongan lebih tertata dan seragam. Sehingga dapat digunakan sebagai acuan pembangunan.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






