Psikotes ini dirancang untuk mengukur kemampuan kepemimpinan, manajerial, serta kepribadian para calon ketua. Hasilnya akan menjadi pertimbangan utama bagi DPP dalam menentukan figur Ketua DPC yang baru.
“Setelah ini akan ada tahapan fit and proper test. Bisa dipanggil ke DPP langsung atau melalui DPD, yang jelas komitmen dan kapasitas semua calon akan diuji,” tambah Husen.
Berdasarkan Peraturan Partai Nomor 1 Tahun 2025 hasil Kongres VI di Bali, struktur kepemimpinan DPC nantinya akan terdiri dari satu Ketua dan dua personalia yang akan diumumkan secara resmi dalam forum Konfercab (Konferensi Cabang).
Proses ini merupakan bagian dari upaya PDIP untuk memperkuat struktur partai di tingkat daerah menjelang agenda-agenda politik penting ke depan.(*)





