1. Pertamax Turbo: Mengalami kenaikan sebesar Rp5.600, dari harga sebelumnya Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter.
  2. Dexlite: Mengalami lonjakan signifikan sebesar Rp9.400, dari harga Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter.
  3. Pertamina Dex: Mengalami kenaikan serupa yakni Rp9.400, dari harga Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

​Kenaikan harga ini merupakan langkah yang dinilai tidak terelakkan. Pasalnya, per 1 April 2026 lalu, Pertamina sebenarnya telah memutuskan untuk menahan harga BBM meski di tengah tren kenaikan harga energi global. Namun, dengan situasi geopolitik yang kian memanas, penyesuaian akhirnya harus dilakukan demi menjaga keekonomian harga dan keberlanjutan pasokan energi nasional.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Pertamax dan Pertamax Green Tetap Stabil

Di tengah kabar kenaikan harga tersebut, pengguna kendaraan bermotor dengan jenis BBM Pertamax dan Pertamax Green 95 dapat sedikit bernapas lega. Pertamina memutuskan untuk tidak mengubah harga kedua jenis BBM tersebut. Pertamax tetap dibanderol seharga Rp12.300 per liter, sementara Pertamax Green 95 tetap di harga Rp12.900 per liter.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Perlu dicatat oleh konsumen bahwa daftar harga di atas merupakan acuan yang berlaku di wilayah DKI Jakarta dan Banten. Mengingat adanya perbedaan besaran Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di setiap daerah, serta perbedaan ongkos logistik dan distribusi ke wilayah-wilayah di luar Jawa, harga jual BBM Pertamina dapat bervariasi di tiap provinsi.

​Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi MyPertamina untuk mengetahui harga yang berlaku di wilayah masing-masing.

Langkah penyesuaian ini diharapkan dapat menjaga daya tahan operasional Pertamina dalam mengamankan pasokan energi nasional di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian.(*)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2