BERITASIBER.COM | PEMATANGSIANTAR — Respons cepat ditunjukkan jajaran Polsek Siantar Marihat, Polres Pematangsiantar, dalam menangani bencana banjir yang melanda kawasan Jalan Parapat KM 4,5, Kelurahan Simarimbun, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar, Sabtu (4/4/2026).
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah Bhabinkamtibmas Kelurahan Simarimbun, Bripka Johannes C. Siregar, menerima laporan dari Kepala Lingkungan (Kepling) I, Jekson Sitinjak. Informasi yang disampaikan menyebutkan bahwa sejumlah rumah warga terdampak banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bripka Johannes langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan monitoring situasi. Dari hasil peninjauan di lapangan, diketahui bahwa banjir disebabkan oleh meluapnya saluran drainase di sekitar permukiman warga. Kondisi ini diperparah oleh tersumbatnya aliran drainase dari arah Jalan Parapat menuju saluran air di kawasan persawahan Suka Mulia.
Akibatnya, air tidak dapat mengalir dengan baik dan seluruh debit air mengarah ke kawasan kota. Selain itu, kapasitas tampung di pintu air Sungai Bahkora di Simpang PU Pengairan tidak mampu menahan volume air yang meningkat, sehingga air meluap dan masuk ke rumah warga.
Dalam penanganan awal, Bhabinkamtibmas bersama Kepling setempat langsung menyambangi dan mendata warga yang terdampak. Tercatat sebanyak 13 rumah mengalami dampak banjir, di antaranya milik Harapan Sirait, Yunus Siahaan, Parlindungan Marbun, Op. Meri Hutahaean, Parulian Siamanjuntak, Anggiat Tambunan, hingga Fredy Sihotang.
Kapolsek Siantar Marihat, AKP Doni Simanjuntak SH, menjelaskan bahwa kehadiran personel di lokasi merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat.





