BERITASIBER.COM | TRENGGALEK – Bersinergi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC-TMP) C Blitar, Dinas Penanaman Modal, Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Trenggalek gelar kegiatan konsultasi publik bertajuk “Layanan Terhadap UMKM Berorientasi Ekspor”.
Melalui kegiatan ini kedua lembaga tersebut akan mencoba mengupas tuntas tentang peluang ekspor bagi pengusaha lokal Trenggalek.
Tentunya sesuai topoksinya, Bea Cukai akan beberkan banyak hal terkait cara membuat dokumen ekspor. Kemudian bagaimana melakukan ekspor dan bagaimana menggunakan aplikasi yang bisa dipakai untuk melihat peluang buyer yang ada di luar negeri.
Dengan begitu harapannya akan terbuka wawasan bagi pelaku usaha yang ada di kabupaten yang menamai dirinya TGX Shoutern Paradise tersebut. Edi Santoso.
Kepala Dinas PMPTSP Trenggalek kepada awak media mengatakan “konsultasi publik ini merupakan kolaborasi dengan Kantor Bea Cukai di Blitar. Tujuannya untuk menjawab kebutuhan dari teman-teman pelaku pengusaha yang punya orientasi ekspor,” katanya.
Sedikit menjelaskan, Mantan Camat Watulimo itu menambahkan potensi ekspor, kembali kepada potensi unggulan kita. Seperti arahan bapak bupati, garis besarnya ada 3. Emas hijau yang merupakan produk-produk unggulan dari pertanian.
Kemudian emas biru, produk-produk unggulan yang berasal dari maritim dan kelautan. Selanjutnya yang ketiga, sektor pariwisata.
“Tentunya produk-produk unggulan yang bisa diekspor ini lebih banyak sektor pertanian dan perikanan kelautan. Sedangkan untuk pariwisata ini lebih kepada produk-produk industri kreatifnya (kriya),” imbuhnya.
Kembali kepada kebijakan besar di Kabupaten Trenggalek bagaimana misi bapak bupati, UMKM itu bisa naik kelas. Naik kelas dari sisi legalitas (non formal menjadi formal), naik kelas prosesnya atau bisnis modelnya dengan digitalisasi misalnya.
Sedangkan yang ketiga perputaran nilai tambah (Value Changes) ini menjadi bagian dari UMKM itu sendiri. “Dengan adanya kegiatan ini harapan kami tentunya pengusaha lokal di Trenggalek bisa menangkap peluang ini dan memperluas pasarnya dengan melakukan ekspor produk-produk mereka,” tutup Edi Santoso, Kepala Dinas KPPM Trenggalek, Kamis (30/5/2024)





