Ia mengingatkan pentingnya membangun jejaring antar ranting untuk menciptakan sistem distribusi dan kolaborasi yang kuat antarwilayah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sekretaris Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Lamongan, Musoffi, menambahkan bahwa Susbalan merupakan jenjang lanjutan kaderisasi yang mempersiapkan para peserta untuk menjadi perwira Banser, yang tidak hanya mampu memimpin secara internal, tetapi juga mampu berkontribusi di masyarakat secara nyata.

Kegiatan Susbalan ini diikuti oleh kader-kader Banser dari seluruh Pimpinan Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Musoffi menyampaikan bahwa dalam kursus ini, para peserta dibekali materi kepemimpinan, manajemen organisasi, serta strategi implementasi program ketahanan pangan sesuai dengan arahan pusat, yakni “satu ranting, satu ketahanan pangan”.

Koordinator kegiatan juga menjelaskan bahwa seluruh kader Banser di Lamongan sudah memiliki kapasitas di sektor-sektor produktif seperti pertanian, peternakan, perkebunan, dan perikanan.

“Di masing-masing kecamatan, kader-kader PAC sudah punya pengalaman bertani, beternak, bahkan di sektor perikanan. Ini bukan sesuatu yang baru. Tinggal bagaimana kita mendorong peran mereka agar lebih terstruktur dan selaras dengan program nasional,” jelasnya.

Sebanyak 134 peserta Banser Lamongan menyambut program ini dengan antusias. Mereka siap untuk berkontribusi langsung, baik melalui pertanian, peternakan, maupun penguatan UMKM lokal.

Dengan semangat dan komitmen yang tinggi, Banser Lamongan bertekad untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, menjadikan setiap kader sebagai pilar kekuatan di masyarakat.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2