Dalam menunjang suksesnya program pemerintah adanya pengairan yang normal jadi harapan petani, sementara di Lumajang dampak bencana alam lahar dingin tidak sedikit bendungan rusak seperti di wilayah Kecamatan Tempeh yang berakibat 1.000 Ha terdampak di beberapa daerah yang mengandalkan air dari saluran yang rusak.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Adanya bencana alam yang menghambat ketahanan pangan kerusakan pada alur pengairan ke pertanian secepatnya harus diperbaharui, saya minta proyek yang mendukung tercapainya percepatan ketahanan pangan agar di dahulukan banyak bendungan rusak sehingga pertanian kekurangan air,” ucap Didik.

Didik Purwanto yakin dengan kepemimpinan Indah Amperawati yang mempunyai latar belakang pendidikan di fakultas pertanian Universitas Jember (Unej) dan di bantu dengan wakilnya Yudha Adji Kusuma dapat mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dalam kepemimpinan bunda Indah dan mas Yudha Lumajang dapat menjadikan masyarakat makmur sejahtera,” pungkasnya.(efendi)

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2