“Kami mengimbau kepada para petugas SPBU agar selalu waspada terhadap segala bentuk potensi tindak kejahatan. Selain pencurian, modus peredaran uang palsu juga menjadi atensi kami agar karyawan lebih teliti memeriksa uang pembayaran dari konsumen,” ujar petugas di lapangan.

Tidak hanya berhenti pada imbauan verbal, personel Polsek Pucuk juga mengecek kesiapan fasilitas pendukung keamanan di area SPBU. Pihak manajemen dan pengawas SPBU diminta untuk memastikan seluruh kamera pengawas (Closed Circuit Television / CCTV) berfungsi dengan baik dan merekam setiap sudut area transaksi secara optimal guna memudahkan proses identifikasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Petugas juga berpesan agar sistem keamanan lingkungan sekitar diperketat. Karyawan serta petugas keamanan internal SPBU diinstruksikan untuk tidak ragu dan segera menghubungi layanan cepat tanggap darurat Polsek Pucuk apabila menemukan gelagat mencurigakan, orang asing dengan gerak-gerik ganjil, atau potensi gangguan keamanan lainnya.

Melalui pelaksanaan patroli dialogis yang konsisten ini, Polsek Pucuk berharap terjalin sinergi yang semakin erat antara institusi kepolisian dan masyarakat luas, khususnya para pekerja di sektor pelayanan publik. Kolaborasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan diyakini menjadi kunci utama untuk menciptakan situasi wilayah Kecamatan Pucuk yang senantiasa aman, nyaman, dan kondusif.

Seluruh rangkaian kegiatan patroli dialogis di objek vital SPBU Pucuk tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan tanpa hambatan. Kehadiran Polri di tengah masyarakat ini mendapat apresiasi positif dari para karyawan dan warga, yang merasa dilindungi dan ditenangkan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari di Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2