Selain itu, petugas mengingatkan pemilik toko agar memastikan pintu dan akses masuk terkunci dengan baik, menyimpan barang berharga di tempat aman, serta memeriksa perangkat keamanan seperti kamera pengawas atau CCTV sebelum meninggalkan tempat usaha.

Kompol Beni menegaskan bahwa kewaspadaan dan penerapan langkah pengamanan sederhana dapat membantu mencegah terjadinya tindak kriminalitas. Karena itu, koordinasi antara pemilik usaha dan kepolisian perlu terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan lingkungan perdagangan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami berharap para pemilik toko emas selalu mengutamakan keamanan, terutama ketika meninggalkan tempat usaha untuk beribadah. Pastikan toko terkunci dengan baik dan perangkat keamanan berfungsi optimal. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau mengalami gangguan keamanan, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditindaklanjuti,” tambahnya.

Menurutnya, patroli dialogis juga menjadi sarana untuk membangun komunikasi yang baik antara kepolisian dan pelaku usaha. Melalui komunikasi tersebut, potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal dan langkah pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama.

Polsek Lamongan Kota berkomitmen untuk terus meningkatkan patroli preventif di lokasi-lokasi yang dinilai memiliki potensi kerawanan, termasuk pusat perdagangan dan pertokoan. Upaya ini dilakukan guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta memberikan rasa nyaman kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, mengajak seluruh pelaku usaha dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan demi mencegah tindak kriminalitas.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2