Dalam kesempatan tersebut, petugas kepolisian juga menyempatkan diri untuk berdialog dengan warga yang berdomisili di sekitar bantaran sungai. Polisi memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan aliran sungai dan tidak membuang sampah sembarangan. Selain itu, warga diimbau untuk segera melaporkan ke kantor polisi atau perangkat desa setempat jika debit air mulai naik melampaui ambang batas normal.

“Kami mengajak masyarakat untuk selalu tanggap terhadap lingkungan sekitar. Jika melihat adanya perubahan signifikan pada aliran sungai atau struktur tanah di sekitar rumah yang berdekatan dengan bantaran, jangan ragu untuk segera memberikan informasi kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti bersama instansi terkait,” tambah petugas tersebut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan patroli bencana ini berjalan dengan tertib dan lancar. Hingga Rabu sore, situasi aliran sungai terpantau dalam kondisi normal dengan debit air yang relatif aman. Tidak ditemukan adanya ancaman bencana yang mendesak.

Kapolsek Deket AKP Akhmad Khusen menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli, terutama ketika prakiraan cuaca menunjukkan potensi curah hujan yang meningkat. Selain patroli bencana, Polsek Deket juga terus menjalin komunikasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan serta pemerintah kecamatan untuk memastikan respon cepat jika sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat.

Dengan langkah proaktif ini, diharapkan risiko kerugian materiil maupun korban jiwa akibat bencana alam di wilayah hukum Polsek Deket dapat diminimalisir. Polri berkomitmen untuk terus berada di garis depan dalam menjaga keamanan, baik dari sisi ancaman kriminalitas maupun ancaman bencana alam, demi terciptanya kondusivitas wilayah yang berkelanjutan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2