Selain melakukan pemantauan, petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait serta menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang beraktivitas di sekitar bantaran sungai agar tetap waspada dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau aparat terkait apabila terjadi peningkatan debit air secara signifikan.
Hasil dari monitoring menunjukkan bahwa pada saat pengecekan, ketinggian air Sungai Tanjung masih dalam batas aman dan aliran air terpantau lancar. Namun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Polsek Lamongan Kota menegaskan bahwa kegiatan patroli dan monitoring akan terus dilakukan secara berkala, terutama di lokasi-lokasi rawan bencana. Hal ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman, melindungi keselamatan warga, serta mendukung upaya pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana.
Dengan adanya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan potensi bencana banjir dapat diminimalisir, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan aman dan nyaman.
“Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa tenang serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian,” pungkasnya.






