“Menjelang Indonesia Emas pada tahun 2045, kita perlu mengambil langkah kebijakan yang pro-keluarga,” tegasnya.
Dalam upaya mengatasi stunting, Pemkab Lamongan meluncurkan beberapa program strategis yang tertuang dalam quick win asta cita Presiden Prabowo Subianto.
Di antaranya adalah GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), yang menghubungkan orang tua asuh dengan keluarga berisiko stunting; TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), yang menyediakan tempat penitipan anak dengan pendampingan pengasuhan terstandarisasi; dan GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), yang mendorong keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan anak.
Selain itu, program SIDAYA (Lansia Berdaya) memberikan pendampingan bagi keluarga lansia, dan SUPERAPPS KELUARGA sebagai platform digital terintegrasi untuk berbagai layanan terkait kependudukan dan persoalan keluarga.
Di akhir sambutannya, Pak Yes mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjalin kerja sama dalam membangun keluarga yang tangguh.
Ia menekankan pentingnya komitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan, keterampilan, kesehatan, dan ekonomi demi masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Kabupaten Lamongan bertekad untuk terus menurunkan angka stunting dan menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.(Bs).





