Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan bahwa keberhasilan pengurangan kecelakaan merupakan buah dari kerja sama banyak pihak.
“Keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya tugas KAI, tetapi membutuhkan kedisiplinan masyarakat dan dukungan pemerintah daerah, Dishub, komunitas rel, serta TNI–Polri,” jelas Luqman.
Ia menambahkan bahwa sosialisasi juga dilakukan melalui media sosial untuk menjangkau audiens yang lebih luas, terutama generasi muda yang aktif menggunakan platform digital.
Meski tren kecelakaan menurun, KAI tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak abai ketika melintas di perlintasan sebidang.
“Cukup berhenti, tengok kanan dan kiri, pastikan aman, lalu melintas. Langkah sederhana ini bisa menyelamatkan nyawa,” tegas Luqman.
KAI Daop 8 berharap upaya bersama dalam penyadaran masyarakat dan penataan perlintasan sebidang terus ditingkatkan agar perjalanan kereta api semakin aman, lancar, dan tepat waktu.





