BERITASIBER.COM | JAKARTA – Anggota DPD RI, Dr. Lia Istifhama, M.E.I., mengapresiasi peran ganda Muhammadiyah sebagai kekuatan moral dan mitra strategis pembangunan nasional, dalam rangka peringatan Milad Muhammadiyah ke-113.
Ia menegaskan bahwa usia 113 tahun menjadi bukti ketahanan organisasi dalam mentransformasikan dakwah menjadi aksi pemberdayaan yang nyata.
Lia Istifhama menilai, kontribusi Muhammadiyah tidak hanya berhenti pada ruang mimbar, melainkan terwujud dalam bukti konkrit yang menjangkau kebutuhan faktual masyarakat.
“Kita menyaksikan bagaimana Muhammadiyah berhasil menggabungkan dakwah dengan praktik nyata pemberdayaan. Ini bukan proses instan, melainkan hasil dari manajemen organisasi yang kuat, komitmen kader, dan orientasi kemaslahatan yang konsisten,” ujar Lia dalam keterangannya, Jumat (14/11/2025).
Senator asal Jawa Timur ini secara spesifik menyebut ribuan fasilitas pendidikan (sekolah dan perguruan tinggi) serta layanan kesehatan yang dikelola Muhammadiyah sebagai bukti keberhasilan dakwah yang mencerahkan.
Menurutnya, Muhammadiyah mampu menghadirkan ekosistem pelayanan yang berdampak luas, terutama bagi kelompok rentan. Organisasi ini dinilai berhasil menyediakan akses pendidikan yang layak, kesehatan yang terjangkau, serta program penguatan kapasitas ekonomi.
“Rekam jejak ini tidak hanya inspiratif, tetapi juga menjadi contoh kolaborasi efektif antara nilai spiritualitas dan kerja-kerja pemberdayaan yang sistematis,” tambahnya.
Dalam konteks bernegara, Dr. Lia menempatkan Muhammadiyah pada posisi unik, sebagai penjaga nilai Islam berkemajuan sekaligus penggerak inovasi sosial.





