“Kami memandang kolaborasi ini sebagai momentum krusial untuk mentransformasi sistem akademik di Billfath. Inisiasi program gelar ganda bukan hanya sekadar menambah nilai pada ijazah, melainkan upaya konkret dalam memberikan pengalaman akademik komprehensif bagi mahasiswa. Dengan standar yang diakui secara luas, lulusan kami diharapkan memiliki wawasan global namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai lokal,” papar Ali Fuad Hasyim.
Rektor Universitas Billfath, Prof. Dr. H. Nur Ahid, M.Ag., menambahkan bahwa sinergi ini akan memberikan dampak berganda (multiplier effect), tidak hanya bagi mahasiswa namun juga bagi pengembangan masyarakat di daerah melalui program pengabdian. Transformasi yang diupayakan oleh Universitas Billfath melalui bantuan teknis dan pertukaran pengetahuan dengan UNESA diharapkan dapat mempercepat kontribusi kampus terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Timur.
Aliansi ini mencerminkan komitmen kuat kedua universitas untuk terus berinovasi di tengah disrupsi dunia pendidikan. Dengan memadukan keunggulan akademik UNESA dan semangat pengembangan institusi berbasis nilai di Universitas Billfath, program-program yang akan dihasilkan diproyeksikan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan sumber daya manusia unggul yang siap berkiprah di kancah nasional maupun internasional.
Kemitraan ini secara formal membuka ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk saling bertukar keahlian, riset kolaboratif, serta pemanfaatan fasilitas laboratorium dan perpustakaan yang lebih luas. Dengan komitmen yang telah terjalin, Universitas Billfath dan UNESA siap melangkah ke fase baru dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan relevan dengan kebutuhan zaman.





