“Ini adalah momen penting bagi kita untuk mempertahankan QRIS sebagai simbol kedaulatan dan inovasi bangsa,” tegasnya.
Dalam acara tersebut, Labib juga mengajak generasi muda untuk lebih masif menggunakan QRIS dalam transaksi sehari-hari.
“Ini bukan hanya tentang kemudahan, tetapi juga tentang melindungi produk dan inovasi kita yang sangat strategis,” tambahnya.
Ketua Fokal IMM, Ali Zulfikar, turut memberikan dukungan terhadap keberlanjutan QRIS. Ia menilai bahwa penggunaan QRIS dapat berkontribusi pada peningkatan devisa negara dan menciptakan kemandirian fiskal.
“Dari sudut pandang kami, dukungan terhadap program pemerintah seperti QRIS akan sangat progresif bagi pertumbuhan pendapatan negara,” tuturnya.
Dengan semangat kebersamaan, Ahmad Labib dan Fokal IMM berharap agar generasi milenial di Lamongan dapat berperan aktif dalam mendukung penggunaan QRIS, demi kedaulatan dan kemajuan ekonomi bangsa.(Bs)





