4. Gunakan Bungkus Plastik pada Tangkai
Gas etilen yang dihasilkan saat pisang matang dapat diperlambat prosesnya dengan menutup tangkai pisang menggunakan kantong plastik. Ini dapat dilakukan dengan menutupi seluruh tangkai atau setiap tangkai pisang secara individual.

5. Pisahkan Pisang dari Buah dan Sayuran Lain
Jauhkan pisang dari buah dan sayuran lain, karena beberapa di antaranya melepaskan gas etilen yang mempercepat proses pematangan pisang. Terutama, waspadai buah-buahan yang sudah cokelat, karena mereka melepaskan lebih banyak etilen.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

6. Dinginkan Pisang
Menyimpan pisang di lemari es dapat memperlambat proses pematangan. Meskipun kulitnya mungkin berubah menjadi cokelat atau hitam, isi pisang tetap segar. Jika Anda ingin kulitnya tetap menarik, masukkan pisang yang dibungkus kantong plastik ke dalam lemari es.

7. Bekukan Pisang
Untuk menjaga kesegaran, Anda dapat membekukan pisang yang telah dikupas. Simpan pisang dalam wadah kedap udara di dalam freezer. Saat ingin memakannya, biarkan pisang di suhu ruangan selama 1-2 jam.

8. Gunakan Lemon
Celupkan irisan pisang ke dalam air lemon atau taburkan air lemon di atasnya. Hati-hati agar tidak menggunakan terlalu banyak lemon, karena dapat membuat pisang terasa asam. Alternatif yang lebih manis adalah menggunakan jus nanas, jeruk, atau apel.

9. Larutkan Air Cuka
Campurkan satu cangkir air dengan seperempat cangkir cuka lalu rendam irisan pisang dalam larutan tersebut selama sekitar tiga menit.

Jangan terlalu lama merendam untuk menghindari tekstur yang lembek dan rasa cuka yang tidak sedap.

Itulah beberapa tips untuk menjaga pisang tetap segar dan tidak cepat busuk. Selamat mencoba!

>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2