Hadir untuk memberikan pengarahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Moh. Nalikan mengajak seluruh P3K yang naru saja diangkat untuk meingkatkan kapasitas diri menjadi trendsetter karena sudah resmi menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di Lamongan.
“Mulai jari ini kalian semua resmi menjadi bagian dari ASN yang harus bangga melayani bangsa serta mengimplementasikan tagline andalan ASN yakni BerAKHLAK adalah Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif dalam menjalankan tugas serta pemenuhan tanggung jawab,” ajak Nalikan.
Pengangkatan P3K formasi 2022 ini tentu memberikan dampak positif bagi tenaga kerja yang telah lama mengabdi, karena sudah mendapatkan legalitas status kepegawaiann sebagai dasar pelaksanaan tugas selama masa perjanjian kerja. Diungkapkan oleh salah satu P3K, Yudistiro Andri Nugroho (47) bahwa adanya pengangkatan P3K ini sangat membantunya memperoleh status kepegawaiann setelah 9 tahun mengabdi di RSUD dr. Soegiri.
“Alhamdulillah pengangkatan ini sangat membantu saya dalam mendapatkan status kepegawaian, karena dari faktor umur saya sudah tidak bisa mengikuti daftar CPNS dan lainnya. Sejak awal proses pemberkasan dna seleksi juga sangat mudah, apalagi di era saat ini semua tesnya sudah menerapkan sistem online jadi selain mudah juga transparan,” ungkap pria yang akan ditugaskan di RSUD dr. Soegiri itu.





