“Untuk tahun 2024 lebih ditekankan ke giat preemtif dan preventif. Namun tahun 2025 lebih ditekankan ke giat gakkum,” tambahnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Strategi tegas yang diterapkan tahun ini menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data Polres Lamongan, terjadi penurunan kasus kecelakaan lalu lintas secara signifikan.

Pada 2025 hanya tercatat 13 kejadian laka lantas, tanpa korban meninggal maupun luka berat. Rinciannya luka ringan: 16 orang, kerugian material: Rp6.500.000

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara pada tahun 2024, tercatat 21 kejadian laka, dengan luka berat: 4 orang, luka ringan: 31 orang, kerugian material: Rp11.000.000.

“Penurunan ini menjadi indikator bahwa perubahan strategi mulai menunjukkan dampak positif terhadap keselamatan di jalan,” kata Hamzaid.

Menurut Hamzaid, perubahan pendekatan dari persuasif ke penegakan hukum merupakan langkah penting dalam membentuk kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Penindakan terhadap pelanggar lalu lintas dianggap sebagai langkah penting untuk membentuk budaya tertib dan aman di jalan raya,” tegasnya.

Operasi Patuh Semeru merupakan agenda rutin tahunan yang digelar oleh Polda Jawa Timur, dan melibatkan seluruh jajaran termasuk Polres Lamongan. Tujuannya adalah menciptakan lalu lintas yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jalan.

Dengan pelaksanaan tahun ini yang lebih menitikberatkan pada penegakan hukum, Polres Lamongan berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menaati aturan lalu lintas.

“Polres Lamongan akan terus berkomitmen melakukan langkah-langkah strategis demi menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas serta membentuk budaya berkendara yang lebih bertanggung jawab,” pungkas Hamzaid.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2