“Edu-Katalog memuat berbagai informasi komprehensif, mulai dari sejarah panjang budidaya tembakau di Desa Banjargondang, profil inspiratif para petani lokal, panduan teknis budidaya dari tahap pengolahan lahan hingga masa panen, sampai dengan penyesuaian kalender musim tanam,” tambahnya.
Melalui kehadiran majalah edukatif ini, para petani muda maupun masyarakat luas diharapkan memperoleh wawasan baru mengenai praktik pertanian modern yang lebih bernilai ekonomis. Ana juga menitipkan pesan agar kedua inovasi tersebut dapat dirawat, dimanfaatkan, serta dikembangkan secara mandiri oleh pihak desa demi keberlanjutan jangka panjang.
Apresiasi Hangat dari Pemerintah Desa
Inovasi dan dedikasi yang ditunjukkan oleh para mahasiswa KKN UNISDA ini mendapatkan sambutan positif serta apresiasi mendalam dari Kepala Desa Banjargondang, Setiawan Hariyadi. Selama kurang lebih satu bulan menjalankan program pengabdian di lapangan, kehadiran para mahasiswa dinilai benar-benar memberikan solusi konkret bagi kebutuhan warga desa.
“Program-program yang dilaksanakan oleh adik-adik mahasiswa KKN ini sangat bermanfaat dan membantu sekali, baik dalam hal penataan administrasi perkantoran desa maupun dalam pengembangan sektor pertanian. Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kerja sama, dedikasi, andil, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama mengabdi di Desa Banjargondang,” ucap Setiawan Hariyadi.
Penyerahan aplikasi SISuratDes dan Edu-Katalog ini menandai babak baru bagi Desa Banjargondang dalam menyongsong era desa digital yang mandiri, transparan, dan berbasis potensi kearifan lokal.





