BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Dalam rangka mengantisipasi potensi banjir akibat peningkatan debit air, jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Karangbinangun secara rutin melakukan pemantauan ketinggian air di wilayah Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif guna memastikan kondisi wilayah tetap aman, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah rawan genangan.
Pemantauan terbaru dilakukan pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB oleh petugas jaga di UPT Pengelolaan Sumber Daya Air Kuro atau Lak yang berada di Desa Kuro, Kecamatan Karangbinangun. Lokasi tersebut merupakan salah satu titik strategis dalam pengendalian aliran air dari Bengawan Solo yang kerap mengalami peningkatan debit, terutama saat musim hujan atau kiriman air dari wilayah hulu.
Berdasarkan hasil pengecekan, ketinggian air di sisi luar atau aliran utama Bengawan Solo tercatat mencapai +64 cm. Sementara itu, ketinggian air di sisi dalam atau sungai kecil (Bengawan Jero) berada pada posisi -9 cm. Adapun di wilayah Blawi, tinggi muka air terpantau berada di angka +32 cm. Data tersebut menunjukkan adanya peningkatan debit air di aliran utama, meskipun kondisi secara umum masih dalam kategori aman dan terkendali.
Sebagai langkah antisipatif, petugas melakukan penutupan pintu air di Lak Kuro. Kebijakan ini diambil untuk mengatur distribusi aliran air agar tidak meluap ke wilayah permukiman warga. Penutupan pintu air juga merupakan prosedur standar dalam sistem pengelolaan sumber daya air ketika terjadi kenaikan debit di sungai utama.





