BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Tim pengabdian kepada masyarakat ( PKM) yang di inisiatori oleh Husen, S. Ag., M. Pd ( Dosen FKIP Universitas Islam Lamongan ), melaksanakan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Direktorat Riset, Tekhnologi dan Pengabdian Kepada Masyarakat ( DRTPM ), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Riset dan Tekhnologi ( DIKTIRISTEK), dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Tekhnologi ( KEMDIKBURISTEK) tahun 2024.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Maor Kecamatan Kembangbahu ini berbentuk seminar yang dikemas santai semi formal tentang Penguatan Nilai-nilai Ahlussunnah Wal Jama’ah An-Nahdliyah dan nilai Pancasila Melalui Aswaja Center untuk memperkokoh sikap toleransi bagi pegiat seni Pencak Silat Pagar Nusa.
Dalam seminar tersebut pemateri Dr. Mohammad Asrori, M.Pd.I (Salah satu anggota tim PKM) menyampaikan bahwa Pagar Nusa merupakan perguruan pencak silat yang sangat berbeda dengan perguruan pencak silat lain.
Perbedaan itu dapat ditunjukkan dengan dua unsur yang dimiliki Pagar Nusa. Unsur yang pertama PSNU Pagar Nusa sebagai pendekar yang menjaga persatuan dan kesatuan Negara Republik Indonesia . Unsur yang kedua PSNU Pagar Nusa sebagai santri yangmana pagar nusa itu sendiri dalam naungan Nahdhatul Ulama.





