Selain itu pembuatan saluran air hujan (SAH) di Kelurahan Sorosutan, Gedung Serbaguna Kelurahan Warungboto dan Gapoktan Pelangi.
“Ada juga kegiatan nonfisik seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kamtibmas, bela negara, bahaya narkoba serta bagaimana pengolahan sampah dan biopori. Tentunya ini untuk mengedukasi kita bersama bagaimana TNI Polri dan aparat terkait kita berkolaborasi dengan masyarakat untuk membantu pemerintah daerah dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah,” terang Letnan Kolonel Inf Devy
Sementara itu Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda DIY, Tri Saktiyana yang hadir sebagai Inspektur Upacara Pembukaan TMMD Reguler ke-121 Kota Yogyakarta menyatakan TMMD merupakan upaya untuk merekatkan antara TNI Polri dengan masyarakat.
Menurutnya yang terpenting dari TMMD bukan dari volume pembangunan tapi kebersamaan antara TNI Polri dan rakyat.
“Yang penting di sini bukan volume infrastrukturnya. Tapi sambung rasanya sambung hatinya kebersamaan ketika membangun antara rakyat dan TNI Polri,” ucap Tri Saktiyana.
Mewakili masyarakat Giwangan, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Giwangan, Yanto bersyukur dan mengucapkan terima kasih Giwangan menjadi salah satu sasaran pelaksanaan TMMD Reguler ke-121 di Kota Yogyakarta. Termasuk melibatkan masyarakat dalam pembangunan fisik dan nonfisik TMMD.
“Terbantu sekali dari sisi rumah tidak layak huni dan fasum yang belum selesai. Keterlibatan warga di sini warga bergilir seperti gotong royong zaman dulu. Masyarakat ibu-ibu juga membantu memasak di dapur umum,” tandas Yanto. (Wira)
Editor : Achmad Bisri
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.com






